Punya mama











{November 2, 2008}   Brownies Kukus Pisang Tanduk

Bahan :

 250 gr Pisang tanduk (yang tua) kukus, lumatkan
100 gr gula pasir halus
200 ml susu cair
200 gr mentega/margarin
6 sdm susu kental manis
50 gr coklat bubuk
150 gr tepung terigu
1 1/2 sdt baking powder
1 sdt soda kue
2 butir telur, kocok rata

Untuk Topping : 250 gr Dark cooking Chocolate 

Cara Membuat: 
  1. Dalam wajan masukkan gula, susu cair, mentega dan susu kental manis, masak di atas api kecil (jangan sampai mendidih) hingga gula larut dan mentega meleleh. Sisihkan.
  2. Tuangkan sedikit campuran susu ke dalam mangkuk kocok berisi coklat bubuk, aduk rata. Masukkan sisa campuran susu ke dalam campuran coklat tadi, aduk rata. Sisihkan. Biarkan dingin.
  3. Masukkan telur satu persatu sambil dikocok sampai tercampur rata. lalu masukkan pisang yang sudah dilumatkan.
  4. Campur tepung terigu, baking powder dan soda kue, ayak. Lalu masukkan ke dalam campuran susu coklat, aduk perlahan hingga rata.
  5. Tuang ke dalam loyang bundar diameter 20 cm lalu kukus selama kurang lebih 45 menit hingga matang (lakukan test dengan tusuk gigi/lidi). Angkat. Biarkan dingin baru dikeluarkan dari dalam loyang.
  6. Untuk toppingnya, potong-potong Dark cooking chocolate, tim hingga lumer, tuangkan diatas brownies kukus yang telah matang, Potong-potong kue dan sajikan.

TIPS: waktu mengukus, tutup kukusan sebaiknya dilapisi dengan serbet/kain bersih, agar uap air tidak jatuh dan membasahi adonan yang sedang dikukus

Kisah dibalik “sukses”nya bikin resep ini… Behind The Recipe…:-)

Kenapa pake pisang tanduk…? begini ceritanya:

waktu itu hari minggu, seperti biasa…sebagai umat nasrani yang baik…walah…:-) kami sekeluarga hari itu ke gereja untuk menghadiri misa di Gereja Betlehem Kuala Kencana..(lengkap ya informasinya..hehehehe). misa berlangsung dari pukul 7 sampai kira-kira pukul setengah sembilan pagi. nah, selesai misa, seperti biasa ibu-ibu pun bergegas (termasuk diriku…walaupun kadang gak merasa jadi ibu) ke bagian samping gereja yang lazim digunakan seorang oma/nenek yang cukup renta, untuk berjualan sekedarnya. biasanya ada sayur mayur, pisang, kerupuk atau buah lain. dan kali itu, ada pisang tanduk. “Ini berapa, oma?” tanyaku sambil mengangkat satu kantong pisang tanduk. “Hmmmm… sepuluh ribu” jawab oma itu setelah beberapa saat meneliti isi kantong dengan seksama, maklum pandangannya agak kabur, jadi sebelum menntukan harga, biasanya si oma memang selalu memeriksa dulu barang yang ditawar pembelinya.

akhirnya si pisang tandukpun ikut kami pulang ke rumah. sampai di rumah, sang pisang tak langsung dimasak…bahkan sempat terlupakan selama beberapa hari…(karena waktu dibeli, masih belum terlalu tua, jadi kupikir, disimpan dulu aja). setelah menanti beberapa hari, sang pisang akhirnya masuk ke dalam dandang untuk dikukus. tadunya kupikir dengan dikukus begitu, anak-anak dan papanya udah doyan… karena mereka biasanya suka banget sama pisang… (bukan turunan monkey lhoo…tapi bisa jadi, kalau teori Charles Darwin benar…hehehehe)

ternyata eh ternyata perkiraanku meleset, si papa cuma ngambil satu potong, Chiara…? boro-boro… baru ngeliat bentuknya aja dia udah memalingkan muka…sementara Revo.. yang jagonya pisang, cuma sempat makan sedikiiit, terus dilepehin… waduh… kalau begini caranya masak aku yang harus ngabisin pisang satu kresek itu…wah, berabe nih… kalau digoreng, berminyak banget sementara anak-anak dan papanya lagi radang tenggorokan (walaupun gak parah)

dan akhirnya setalah cukup lama berkontemplasi sambil mnatap sang pisang dalam-dalam… akupun mendapat “pencerahant”.. hmmmm… lagi kepingin makan brownies nih… kemarin dah buka-buka internet nyari resep brownies kukus (kenapa yang kukus? karena sementara ini belum punya alat pemanggang roti). trus, di rumah ada banyak pisang… bagaimana kalau dibikin brownies aja…kalaupun harus aku yang ngabisin sendiri aku kan sengsara-sengsara amat malah kebetulan… secara I am brownies lover gitchuuu…

nah setelah memodifikasi beberapa resep brownies yang aku punya… ditambah dengan sedikit keberanian, segenggam keyakinan dan segenap rasa cinta pada anak-anak dan misua…ceilah…jadilah camilan ini : Brownies Kukus Pisang Tanduk.. yang rasanya legit, teksturnya lembut banget… pokoke Top markotop deh kalau katanya Pak Bondan. dan yang penting, misua doyan, anak-anak antusias nyobain… trus apalagi yang dicari…:-)

kalau sudah begini, serasa bahagia banget… serasa dunia milik sendiri… yang lain ngontrak…! hehehehe…

semoga kebahagiaan kecilku ini, juga bisa menjadi kebahagiaan buat anda yang mencoba resep ini…

selamat menikmati hidup…!

 

 

 

 

 

 

 

 



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.